Beranda Internet AI Ancaman Nyata, Robot Bakal Gantikan Manusia

AI Ancaman Nyata, Robot Bakal Gantikan Manusia

53
0
AI Ancaman Nyata, Robot Bakal Gantikan Manusia

Geworth – Kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu teknologi yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. AI telah di gunakan di berbagai bidang, mulai dari industri manufaktur hingga layanan pelanggan.

Namun, perkembangannya juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Banyak yang menilai bahwa akan menjadi ancaman bagi manusia, bahkan berpotensi menggantikan peran manusia di dunia kerja.

Kekhawatiran tersebut tidak sepenuhnya salah. Memang telah terbukti mampu melakukan berbagai tugas yang sebelumnya di lakukan oleh manusia, seperti mengemudi, mendiagnosis penyakit, dan menulis berita.

Pada tahun 2022, World Economic Forum memperkirakan bahwa 800 juta pekerjaan di seluruh dunia akan hilang karena otomatisasi dan AI pada tahun 2030.

Di Indonesia, pemerintah telah menyadari potensi ancaman AI. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta bank-bank di Indonesia untuk tidak terlalu hati-hati dalam memberikan kredit. Jokowi khawatir jika bank-bank terlalu hati-hati, maka akan menghambat perputaran uang di perekonomian.

“Jangan terlalu hati-hati kasih kredit. Kalau terlalu hati-hati, kering perputaran uang,” kata Jokowi dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Rabu (29/11).

Jokowi mengatakan bahwa bank-bank harus berani mengambil risiko dalam memberikan kredit. Hal ini perlu di lakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Bank-bank harus berani mengambil risiko. Kalau tidak, pertumbuhan ekonomi kita akan lambat,” kata Jokowi.

Jokowi juga meminta pemerintah untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi perkembangan AI. Pemerintah perlu menyiapkan program-program untuk membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaan karena AI.

“Kita harus persiapkan masyarakat menghadapi AI. Kita harus persiapkan program-program untuk membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaan karena AI,” kata Jokowi.

Kekhawatiran terhadap AI memang wajar. Namun, penting untuk di ingat bahwa AI juga memiliki potensi untuk memberikan manfaat bagi manusia. AI dapat di gunakan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas hidup manusia.

Oleh karena itu, penting bagi manusia untuk memanfaatkan AI secara bijak. Manusia harus memastikan bahwa AI di gunakan untuk tujuan yang baik dan tidak merugikan manusia.

Baca Juga: Jokowi Minta Bank Jangan Terlalu Hati-hati Kasih Kredit: Bisa Kering Perputaran Uang!

Artikulli paraprakJokowi Minta Bank Jangan Terlalu Hati-hati Kasih Kredit: Bisa Kering Perputaran Uang!
Artikulli tjetërReal Madrid Berhasil Unggul 2-1 atas Napoli di Babak Pertama

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini