Beranda Otomotif Dishub Jakarta Patroli Menggunakan Ratusan Motor Listrik

Dishub Jakarta Patroli Menggunakan Ratusan Motor Listrik

73
0
Dishub Jakarta Patroli Menggunakan Ratusan Motor Listrik

Geworth Dishub DKI Jakarta resmi menggandeng PT Teknologi Karya Di gital Nusa (TKDN) dan PT Champion Bikers (Produsen Selis) untuk pembelian 186 sepeda motor listrik. Ratusan sepeda motor listrik nantinya akan di gunakan sebagai kendaraan patroli petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

PT TKDN bersama Dishub DKI Jakarta menggelar acara peresmian kerjasama Unit sepeda Listrik Kendaraan Operasional Patroli Selis Agats Dinas Perhubungan yang di modifikasi dengan kotak penyimpanan, lampu strobo dan sirene berkala.

“Satuan sepeda motor listrik ini merupakan implementasi dari instruksi presiden tentang penggunaan kendaraan listrik menjadi kendaraan dinas instansi pemerintah pusat dan provinsi. Jakarta,” kata Kepala dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangannya.

Bicara soal spesifikasi, sepeda motor listrik Selis Agats Patrol bisa menempuh jarak hingga 65 km. Kemudian demi performa, motor ini mampu melaju dengan kecepatan maksimal 60 km/jam. Selis Agats Patrol di lengkapi dengan baterai lithium 72V, 23Ah dan dapat di isi ulang dalam waktu sekitar 5 jam. Beban yang bisa di bawa sepeda motor ini hingga 200 kg.

“Kegiatan delivery ini menandai tahap pertama PT TKDN, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong smart city, salah satunya adalah penggunaan kendaraan listrik yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT),” kata David Santoso, Direktur Utama PT TKDN. PT TKDN. pada kesempatan yang sama.

Selain armada kendaraan listrik, PT TKDN akan mengembangkan teknologi IoT untuk memantau dan mengendalikan kendaraan listrik serta mengembangkan ekosistem charging station untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.

Sitem Manajemen Armada dan Perangkat IoT

1. Perencanaan dan penjadwalan kendaraan yang dapat membantu armada meningkatkan perencanaan, penjadwalan, dan pengoperasian sistem transportasi sehingga meningkatkan efisiensi antar tim, memberikan informasi dengan cepat saat terjadi kerusakan, dan mengurangi biaya pemeliharaan.

2. Dasbor waktu nyata, dasbor eksekutif dan operasional untuk pemantauan waktu nyata.

3. Rekonsiliasi digital, yaitu pendokumentasian pelanggaran pada dashboard dan akun penyelesaian digital.

4. Abnormal driving alert, pemberitahuan real-time mengenai penyimpangan perilaku pengemudi seperti pencegahan dan evaluasi.

5. Teknologi kecerdasan buatan yang dapat memantau perilaku penumpang dalam armada untuk menghitung jumlah penumpang secara real time, serta mengidentifikasi topografi jalan dengan tingkat akurasi hingga 95% untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Perangkat IoT ini terintegrasi dalam satu dashboard yang menggunakan analisis big data agar lebih akurat.

Baca Juga: Mobil Buatan Indonesia Diuji Panas Ekstrem di Timur Tengah

Artikulli paraprakWHO Temukan Obat Batuk Sirup Beracun Buatan India
Artikulli tjetërKylian Mbappe Tak Perpanjang Kontrak PSG Mulai Singkirkan Tentang Mbappe

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini