Beranda Health Hal yang Perlu Dilakukan Setelah di Diagnosis Diabetes Tipe 2

Hal yang Perlu Dilakukan Setelah di Diagnosis Diabetes Tipe 2

119
0
Hal yang Perlu Dilakukan Setelah di Diagnosis Diabetes Tipe 2 (1)

Geworth – Diabetes tipe 2 adalah jenis yang paling umum terjadi. Karena kondisi kronis yang memengaruhi cara tubuh memetabolisme glukosa (gula darah). Pada diabetes tipe 2 tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan efektif atau tidak memproduksi cukup insulin untuk mempertahankan kadar glukosa dalam batas normal.

Gejala Diabetes Tipe 2

1. Poliuria

Sering buang air kecil. Seseorang dengan sakit ini mungkin merasa perlu buang air kecil lebih sering dari biasanya, terutama pada malam hari (nokturia).

2. Polidipsia

Rasa haus yang berlebihan. Penderita diabetes tipe 2 sering merasakan haus yang tidak normal dan cenderung minum air dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya.

3. Polifagia

Nafsu makan yang meningkat. Orang dengan diabetes tipe 2 dapat mengalami peningkatan nafsu makan dan merasa sering lapar meskipun sudah makan.

4. Penurunan berat badan drastis

Meskipun seorang penderita mungkin makan lebih banyak dari biasanya, tetapi berat badannya dapat turun karena tubuh tidak dapat menggunakan gula (glukosa) dengan efektif sehingga mulai memetabolisme lemak sebagai sumber energi.

5. Kelelahan dan kelemahan

Kecapean dapat menyebabkan penurunan energi dan kelelahan yang berkelanjutan karena tubuh tidak dapat menggunakan glukosa dengan efisien.

6. Penyembuhan luka yang lambat

Penderita sakit ini cenderung mengalami kesulitan dalam penyembuhan luka atau luka yang membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.

7. Infeksi yang sering

Kondisi yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga penderita dapat rentan terhadap infeksi, terutama infeksi kulit, saluran kemih, atau infeksi jamur.

Setelah di diagnosis dengan diabetes tipe 2, ada beberapa langkah penting yang perlu di ambil untuk mengelola kondisi Anda. Berikut adalah lima hal yang perlu Anda lakukan:

Perubahan Gaya Penderita Diabetes 2

1. Konsultasikan dengan dokter

Setelah diagnosis, penting untuk menjadwalkan janji temu dengan dokter Anda. Di skusikan hasil tes, perencanaan pengobatan, dan langkah-langkah yang perlu di ambil untuk mengelola diabetes tipe 2 Anda. Dokter akan membantu merancang rencana pengobatan dan memberikan saran yang sesuai untuk Anda.

2. Ubah gaya hidup sehat

Perubahan gaya hidup menjadi sangat penting dalam mengelola diabetes tipe 2. Mulailah dengan mengadopsi pola makan sehat, yang mencakup mengonsumsi makanan rendah gula, rendah karbohidrat, tinggi serat, dan seimbang nutrisi. Banyakkan konsumsi buah, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Selain itu, lakukan aktivitas fisik secara teratur, seperti berjalan kaki, berlari, atau berenang, untuk membantu menjaga berat badan yang sehat dan meningkatkan sensitivitas insulin.

3. Monitor gula darah

Penting untuk memantau gula darah Anda secara teratur. Dokter akan memberi tahu Anda seberapa sering dan pada saat apa Anda perlu melakukan tes gula darah. Mengukur gula darah membantu memahami bagaimana makanan, aktivitas, dan obat-obatan mempengaruhi tingkat gula darah Anda. Informasi ini akan membantu Anda dan dokter Anda mengelola diabetes Anda dengan lebih efektif.

4. Konsumsi obat dengan benar

Jika dokter meresepkan obat-obatan untuk mengelola diabetes tipe 2 Anda, penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan dengan tepat. Pastikan Anda memahami dosis, jadwal penggunaan, dan efek samping yang mungkin terjadi. Jika ada pertanyaan atau kekhawatiran, jangan ragu untuk menghubungi dokter atau apoteker Anda.

5. Dukungan dan edukasi

Cari dukungan dan edukasi tambahan tentang diabetes tipe 2. Anda dapat mengikuti program pendidikan diabetes atau bergabung dengan kelompok dukungan diabetes. Ini akan memberikan Anda pengetahuan lebih lanjut tentang kondisi Anda, serta memberikan Anda kesempatan untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan dukungan dari orang-orang yang menghadapi situasi serupa.

Baca Juga: Simak 5 Minuman Pemicu Gula Darah Tinggi

Artikulli paraprakMahalini Sebut Pernah Alami Kekerasan Saat Pacaran
Artikulli tjetërPeminat Mobil Listrik Terbanyak Ada di Jawa Barat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini