Beranda Health Kasus Amoeba Pemakan Otak Meluas Hingga Amerika Serikat

Kasus Amoeba Pemakan Otak Meluas Hingga Amerika Serikat

78
0
Kasus Amoeba Pemakan Otak Meluas Hingga Amerika Serikat

Geworth Amoeba, atau lebih dikenal dengan istilah “infeksi amoeba“, adalah kondisi medis yang disebabkan oleh infeksi parasit amoeba, terutama jenis amoeba bernama Naegleria fowleri. Infeksi ini biasanya terjadi saat air yang terkontaminasi mengenai hidung atau sinus seseorang, yang kemudian memungkinkan amoeba masuk ke otak melalui sistem saraf pusat.

Infeksi amoeba dapat menyebabkan penyakit yang dikenal sebagai “encephalitis amuba primer”. Gejalanya biasanya muncul dalam waktu 1-7 hari setelah paparan, dan bisa termasuk sakit kepala berat, demam, mual, muntah, kekakuan leher, kejang, gangguan kesadaran, dan perubahan perilaku. Infeksi ini bisa sangat langka, tetapi juga bisa sangat berbahaya dan berpotensi fatal.

Penting untuk diketahui bahwa infeksi amoeba sangat jarang terjadi. Paparan terhadap air yang terkontaminasi amoeba biasanya terjadi saat berenang atau mandi di air tawar yang tidak terpapar dengan bahan kimia yang efektif untuk membunuh amoeba. Risiko tertular dapat dikurangi dengan menjaga kebersihan dan sterilisasi peralatan yang digunakan untuk aktivitas air, serta dengan menghindari air yang tidak bersih atau tidak terpapar dengan bahan kimia yang sesuai.

Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang infeksi amoeba atau gejala yang mencurigakan, sebaiknya konsultasikan dengan profesional medis untuk evaluasi dan penanganan yang tepat.

Infeksi amoeba yang disebabkan oleh Naegleria fowleri sangat jarang dan sulit untuk ditularkan dari orang ke orang. Biasanya, infeksi terjadi melalui paparan langsung terhadap air yang terkontaminasi amoeba, seperti saat berenang atau mandi di air tawar yang terkontaminasi. Infeksi ini tidak mudah menular melalui kontak langsung antarindividu atau melalui udara seperti halnya penyakit menular umum, seperti flu.

Namun demikian, sangat penting untuk menjaga kebersihan dan mengikuti praktik kebersihan yang baik saat beraktivitas di air tawar yang potensial terkontaminasi, terutama di daerah-daerah di mana infeksi amoeba pernah terjadi. Ini termasuk menghindari menyelam atau menyentuh air yang tidak terbebas dari amoeba, menghindari penggunaan air tawar yang tidak terproses untuk membersihkan hidung atau sinus (misalnya, menggunakan air keran, air sungai, atau air kolam renang yang tidak terbebas dari amoeba), dan memastikan bahwa kolam renang atau sumber air lainnya telah diproses dengan benar menggunakan bahan kimia yang efektif untuk membunuh amoeba.

Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang infeksi amoeba atau memiliki paparan yang mungkin terjadi, sebaiknya konsultasikan dengan profesional medis untuk mendapatkan informasi dan saran yang lebih spesifik terkait situasi Anda.

Baca Juga: Simak Gejala Penderita Sakit HIV dan Cara Penanganannya

Artikulli paraprakMahfud MD Dapat Info Aliran Dana Korupsi Dana BTS ke 3 Partai
Artikulli tjetërAnggota DPR Ikut Kritis Subsidi Kendaraan Listrik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini