Beranda Travel Pagoda Tertinggi di Indonesia Terletak di Wisata Alam Taman Lumbini Sumatera Utara

Pagoda Tertinggi di Indonesia Terletak di Wisata Alam Taman Lumbini Sumatera Utara

74
0
Pagoda Tertinggi di Indonesia Terletak di Wisata Alam Taman Lumbini Sumatera Utara

Geworth – Wisatawan tentu tidak asing dengan Pagoda Shwedagon, Myanmar. Namun, Anda tidak harus pergi ke Myanmar untuk melihat salah satu kuil terbesar di dunia.

Di Indonesia, wisatawan bisa menemukan replika Pagoda Shwedagon, Myanmar yang terletak di Taman Wisata Alam Lumbini. Lokasinya Barus Jahe, Berastagi, Dolat Rayat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Pagoda yang selesai di bangun pada tahun 2010 ini memiliki tinggi 46,8 meter, panjang 68 meter, dan lebar 68 meter. Dengan ketinggian tersebut, Taman Alam Lumbini menjadi klenteng tertinggi di Indonesia.

Berikut beberapa hal yang menarik untuk di ketahui tentang Taman Wisata Alam Lumbini seperti atraksi, harga tiket, jam buka, dan aktivitasnya.

Daya Tarik Taman Alam Lumbini

Pagoda di Taman Alam Lumbini di bangun pada tahun 2007 dan selesai pada tahun 2010. Saat di buka, replika dari Pagoda Shwedagon, Myanmar ini berhasil memecahkan rekor MURI untuk kelas bakti atau kebaktian yang di hadiri oleh biksu terbanyak.

Pembukaan Taman Wisata Alam Lumbini di hadiri sebanyak 1.250 biksu yang berasal dari Indonesia, Myanmar, dan Thailand.

Nama Lumbini di ambil dari sebuah tempat bernama serupa di kaki Gunung Humalaya, Nepal.

Lumbini adalah tempat kelahiran Buddha Siddhartha Gautama di Nepal. Daya tarik Taman Wisata Alam Lumbini adalah pagoda berlapis emas yang mengesankan di kelilingi oleh taman seluas 3 hektar. Terletak di kaki Gunung Sibayak, Taman Wisata Alam Lumbini memiliki udara yang sejuk dan pemandangan panorama yang indah.

Mirip dengan Pagoda Shwedagon, Myanmar, pagoda di Taman Alam Lumbini ini menyimpan relik, dan patung Buddha dari berbagai negara. Pengunjung akan di sambut oleh pintu yang di hiasi ukiran oleh seniman Burma yang mengarah ke aula doa dan penyimpanan relik atau sisa-sisa kremasi orang suci.

Selain menikmati bangunan klenteng yang megah, pengunjung juga bisa menikmati panorama di sekitarnya. Sebelum menuju pagoda Taman Wisata Alam Lumbini, pengunjung harus melewati jembatan gantung sepanjang 20 meter yang di kenal dengan nama Titi Lumbini.

Dari atas jembatan, pengunjung bisa melihat taman yang tertata rapi penuh dengan aneka bunga mawar.

Biaya masuk ke Taman Alam Lumbini

Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Taman Wisata Alam Lumbini juga terbuka untuk umum. Tidak ada tiket masuk khusus bagi wisatawan yang berkunjung ke Taman Wisata Alam Lomboni.

Namun, wisatawan dapat memberikan sumbangan sukarela yang akan di gunakan untuk pengembangan Taman Wisata Alam Lumbini.

Jam buka Taman Wisata Alam Lumbini

Taman Wisata Alam Lumbini buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Aktivitas di Taman Wisata Alam Lumbini

Banyak aktivitas yang bisa di lakukan wisatawan saat berkunjung ke Taman Wisata Alam Lumbini. Selain menyaksikan kemegahan candi Taman Wisata Alam Lumbini, pengunjung juga bisa menemukan peninggalan, relik, dan patung Buddha dari berbagai negara.

Wisatawan juga bisa menikmati pemandangan alam di kaki Gunung Sibayak yang udaranya sejuk. Pemandangan ini sangat cocok sebagai background foto untuk Instagram.

Selain itu, di dalam pagoda terdapat pohon harapan atau wishing tree.

Wisatawan bisa menuliskan keinginan dan harapan di selembar kertas, lalu menggantungnya di pohon harapan. Taman Wisata Alam Lumbini juga di lengkapi dengan fasilitas restoran vegetarian, taman yang rimbun, toilet, jasa fotografer profesional dan persewaan buku hanok.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan KA Brantas Vs Truk di Semarang

Artikulli paraprakApa Yang Dimaksud dengan Kata IB Yang Sering Muncul di Tiktok
Artikulli tjetërPKB Gelar Harlah di Kota Asal Jokowi Dinilai Perbesar Kekuatan di Solo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini