Beranda Sport Sebelum Pertandingan Milan – Inter Hidupkan Kembali Momen Unik Materazzi Rui Costa

Sebelum Pertandingan Milan – Inter Hidupkan Kembali Momen Unik Materazzi Rui Costa

82
0
Sebelum Pertandingan Milan - Inter Hidupkan Kembali Momen Unik Materazzi Rui Costa

Geworth – Setelah 18 tahun, Milan akan kembali bertemu Inter Milan di babak knockout Liga Champions, tepatnya di babak semifinal. Ingatan akan sebuah momen ikonik kembali hadir, tepatnya saat Marco Materazzi menyandarkan sikunya di bahu Rui Costa.

Momen mesra antara pemain kedua tim lawan itu terjadi di leg kedua babak perempat final Liga Champions pada 12 April 2005. Milan yang menang 2-0 di leg pertama sempat unggul 1-0 di babak kedua. . Saat kekacauan meletus di tribun suporter Inter.

Pasalnya, gol pemain Inter Esteban Cambiasso pada menit ke-71 dibatalkan wasit. Kemarahan penonton berujung pada berbagai benda yang dilempar ke lapangan, termasuk obor yang mengejutkan kiper Milan, Dida.

Pertandingan sempat terhenti sekitar 20 menit akibat ulah suporter Inter. Tidak kurang dari 10 suar dilemparkan ke lapangan dari tribun ke arah belakang gawang Milan. Pertarungan dilanjutkan selama 30 detik sebelum benar-benar dihentikan. Milan mengklaim kemenangan 3-0.

Ketika momen kekacauan terjadi, wajar jika banyak fotografer mengarahkan kameranya ke asap dan api yang menyala di dekat gawang Milan. Tapi Stefano Relandini, saat itu bersama Reuters, melihat sesuatu yang unik di lapangan.

“Semua orang fokus pada cahaya dan asap. Tapi di dekat tengah lapangan saya melihat momen,” kata Relandini kepada BBC.

“Materazzi dijuluki Jagal. Dia bukan pemain yang lembut. Rui Costa sebaliknya. Lebih halus dan teknis dalam sepak bola. Selama beberapa detik Materazzi meletakkan sikunya di bahu Rui Costa.”

“Ketika saya melihatnya, saya mengambil gambar. Saya hanya memiliki satu bingkai dari kecelakaan itu. Itu momennya,” jelas Relandini.

Diakuinya, derby Milan memiliki atmosfer yang luar biasa dan tidak bisa dibayangkan tanpa hadir secara langsung. Menurutnya, ini bukan sekedar pertandingan sepak bola biasa.

“Suasana malam itu persis seperti di setiap derby Milan di San Siro. Selalu kuat. Mereka jarang membuat keributan, tapi koreografi penonton begitu besar dan luar biasa, Anda bisa merasakannya meski Anda bukan seorang Relandini. pemain.

“Saat Anda menginjakkan kaki di lapangan, Anda bisa merasakan bahwa ini bukan pertandingan sepak bola biasa, tapi lebih dari itu. Anda sangat dekat dengan para pemain. Suasananya sangat bagus.”

“Ada adrenalin, yang kemudian meledak ketika gol Esteban Cambiasso dianulir. Seketika situasi berubah total. Fans Inter Milan menggila. Mereka mulai melempar benda berbeda, suar dan tidak berhenti selama 15-20 menit. Itu seperti perang .”

18 tahun telah berlalu, dan kini keduanya kembali bertemu di Liga Champions. Siapa yang akan menang kali ini. Akankah Milan mundur? Atau justru Inter yang menang? Laga leg pertama Milan vs Inter akan dimainkan pada Kamis (11/5/2023) pukul 02.00 WIB.

Baca Juga: Kata Perpisahan Busquets Barcelona

Artikulli paraprakPelajari tentang prosedur transfer lemak Dewi Persik
Artikulli tjetërResmi Nikahi Dine Mutiara Ini Foto Sahrul Gunawan dengan 5 Orang Anak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini