Beranda Otomotif Simak Risiko Naik Motor Sambil Buat Konten

Simak Risiko Naik Motor Sambil Buat Konten

97
0
Simak Resiko Naik Motor Sambil Buat Konten

Geworth Risiko Saat ini, banyak orang berbicara tentang membuat konten sambil mengendarai sepeda motor. Biasanya, konten tersebut di tangkap menggunakan kamera aksi atau kamera ponsel yang di bawa oleh pembonceng.

Dalam beberapa kasus di media sosial, konten tersebut biasanya di tujukan untuk bersenang-senang atau menarik perhatian orang. Lantas, apakah ada pantangan yang harus di patuhi saat membuat konten tentang sepeda motor? Atau itu benar-benar di larang?

Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI), Sony Susmana menegaskan saat mengendarai sepeda motor tidak boleh melakukan aktivitas lain, termasuk berbicara atau sekadar melirik kamera.

“Sebenarnya yang benar saat berkendara adalah fokus, bukan melakukan aktivitas lain,” ujar Sony Selasa (30/5).

Sony secara tidak langsung mengingatkan kita untuk tidak pandai mengendarai sepeda motor. Untuk itu di larang keras membuat konten sambil mengendarai mobil. Jangankan penumpang biasa, bahkan orang ahli pun bisa mengalami kecelakaan.

Resiko Naik Motor Sambil Buat Konten

 1. Keselamatan pribadi

Naik motor merupakan aktivitas yang berisiko tinggi. Kecelakaan dapat terjadi dan dapat mengakibatkan cedera serius atau bahkan kematian. Mengendarai motor dengan satu tangan atau sambil melakukan tugas lain seperti membuat konten bisa mengurangi kendali dan konsentrasi Anda, meningkatkan risiko kecelakaan.

 2. Hukum dan aturan lalu lintas

Saat mengendarai motor, Anda harus mematuhi hukum dan aturan lalu lintas. Menggunakan ponsel atau alat lain saat berkendara bisa mengakibatkan gangguan dan melanggar hukum, sehingga bisa mendapatkan sanksi dan menghadapi masalah hukum.

 3. Gangguan konsentrasi

Membuat konten sambil mengendarai motor dapat membagi perhatian Anda antara berkendara dan aktivitas lainnya. Kurangnya fokus dan konsentrasi dapat mengurangi kemampuan Anda dalam merespons situasi berbahaya di jalan.

 4. Konten yang kurang berkualitas

Menghasilkan konten yang baik memerlukan waktu, pemikiran, dan perencanaan yang matang. Jika Anda terlalu fokus pada membuat konten saat mengendarai motor, Anda mungkin tidak dapat memberikan konten yang berkualitas tinggi seperti yang di harapkan.

 5. Distraksi bagi pengendara lain

Saat Anda membuat konten di jalan, itu dapat menjadi di straksi bagi pengendara lain di sekitar Anda. Hal ini dapat mengganggu konsentrasi mereka dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Sebagai kesimpulan, naik motor sambil membuat konten memiliki risiko yang signifikan terkait keselamatan, hukum, konsentrasi, dan kualitas konten. Sebaiknya, jika Anda ingin membuat konten saat berkendara, pastikan untuk mengutamakan keselamatan Anda dan orang lain dengan berhenti di tempat yang aman terlebih dahulu sebelum membuat konten.

Baca Juga: Honda CB650R Tampil Macho di Indonesia, dan Harganya Kini Setara dengan Xpander Cs

Artikulli paraprakKemenkes Sebut WNI Berobat ke Penang Bisa Jadi Karena Gengsi
Artikulli tjetërPemain Roma Tertawakan Tudingan Parkir Bus

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini