Beranda Otomotif Ternyata Ini Alasan Motor Listrik Subsidi Tidak Laku

Ternyata Ini Alasan Motor Listrik Subsidi Tidak Laku

78
0
Ternyata Ini Alasan Motor Listrik Subsidi Tidak Laku

Geworth Motor listrik bertenaga kembali menjadi perbincangan. Pasalnya, meski pemerintah telah memberikan ‘diskon’ sebesar Rp. 7 juta, ternyata penjualan sepeda motor listrik masih lesu.

Alasan sedikitnya pembeli sepeda motor listrik yang didukung karena standar dan persyaratan yang cukup ketat. Menurut standarnya sendiri, dukungan sepeda motor listrik ini sebenarnya hanya diperuntukkan bagi pelaku UKM dan pengguna listrik 450-900 VA. Sedangkan yang ingin membeli sepeda motor listrik adalah masyarakat berpenghasilan banyak.

Hal ini juga diakui oleh Marketing Strategist Smoot Motor Indonesia, Rizal Alexander. Yang membuat pembelian sepeda motor listrik bersubsidi turun, kata dia, adalah standar yang sangat membatasi calon pembeli.

“Yang bikin sedikit (penjualan) subsidi itu hanya menyasar UMKM atau masyarakat yang sehari-harinya menggunakan kendaraan untuk mencari nafkah. Nah, yang mengajukan itu kebanyakan orang yang berpenghasilan sangat tinggi,” jelas Rizal.

Meski penjualan sepeda motor listrik bersubsidi masih kecil, Rizal mengakui ada ribuan orang yang mencoba mendaftarkan diri dalam program tersebut. Namun, sebagian besar dari mereka dinyatakan tidak berhak menerima subsidi.

“Sebenarnya dukungan ini peminatnya banyak dan sudah ribuan yang mendaftar, namun yang memenuhi kriteria minimal lebih dari 20% dari jumlah pendaftar,” terangnya.

Sebelumnya, Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan dan Presiden Perhimpunan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), mengatakan sebanyak 108 sepeda motor listrik baru telah terjual sejak program subsidi diterapkan.

“Selama ini pertumbuhan pembelian sepeda motor lambat. Kemarin saya memimpin rapat pada hari Jumat, hanya 108 sepeda motor yang dibeli. Kenapa ada keringanan pemerintah, bagaimana masyarakat menyambutnya. Ini sedang kami kaji,” kata Moeldoko di Forum Ekonomi Hijau Diselenggarakan oleh CNBC Indonesia, Selasa (22/5/2023).

Baca Juga: Spesifikasi Mobil Pikap Listrik yang Dikenalkan MAB ke Indonesia

Artikulli paraprakKorsel Krisis Populasi Jumlah Bayi yang Lahir Anjlok Terus
Artikulli tjetërMahfouz MD: Aliran Dana ke Parpol Gosip Politik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini