Beranda Otomotif Viral Atlet MMA Rudy Golden Boy Lumpuhkan Pemobil Arogan

Viral Atlet MMA Rudy Golden Boy Lumpuhkan Pemobil Arogan

83
0
Viral Atlet MMA Rudy Golden Boy Lumpuhkan Pemobil Arogan

Geworth – Video viral atlet MMA Rudy Golden Boy berdebat di jalan. Dalam video tersebut, pengendara arogan itu di lumpuhkan dengan di cabutnya kunci setir.

Kejadian ini di unggah Rudy Golden Boy melalui akun Instagram pribadinya dan viral di media sosial. Tonton Rudy Golden Boy keluar dari mobil. Tak lama kemudian, pengemudi mobil merah itu keluar bukan tangan kosong, melainkan memegang kunci setir sambil menghisap rokok. Perdebatan pun terjadi antara keduanya setelah itu.

Rudy Golden Boy dan pengemudi mobil terlihat berdebat. Tak berapa lama kemudian terjadi dorongan dan dorongan hingga Rudy Golden Boy akhirnya lumpuh dan “mengunci” dipemobil tersebut. Kemudian sejumlah warga datang dan mengerai perkelahian.

Rudy Golden Boy dalam postingan media sosialnya menyebut pengemudi mobil tersebut ugal-ugalan dan hampir menabrak dirinya sendiri yang sedang menggendong istri dan anaknya. Kemudian Rudy Golden Boy membunyikan klakson pengemudi sehingga terjadi pengejaran.

“Orang ini mengemudi dengan sembrono.. dia hampir menabrak saya, istri dan anak saya. Saya klakson wajah saya, suaranya semakin keras, dan dia mengalahkan saya.. Saya mengejarnya.. Saya membuka klakson lagi.. Dia membuka jendela mengoceh dan menyingkir.. Akhirnya dia berhenti di depanku.”

Dia menambahkan lagi, “Kontroversi kontroversial… Akhirnya ada kejadian ini. Lumpuhkan saja… Tidak perlu memukul atau menendang… Kontrol tangan… Melepas siku di leher.”

Bahaya Road Rage di Jalan

Menurut pakar keselamatan berkendara yang juga instruktur sekaligus pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, aksi road rage atau kekerasan di jalan raya memang bisa terjadi dan bisa mengakibatkan korban jiwa. Korban jiwa akibat amukan di jalan bisa di minimalisir jika pengemudi bisa mengantisipasinya.

“Kejadian amukan di jalan ini harus di antisipasi. Salah satu cara antisipasi yang paling penting adalah mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bisa terjadi. Misalnya melalui lalu lintas yang teratur, mengantisipasi segala resiko dan kesalahan pengguna jalan lain, empati, dan kemampuan,” Jusri, Sejak Periode, kemampuan berbagi ini biasanya di dasarkan pada kematangan emosi.

Jusri mengatakan bahwa berkendara melalui penerapan defensive driving, tidak semua pengemudi harus menunjukkan emosi. Karena jika mengurangi perasaan, tidak akan menguntungkan kedua belah pihak. Pengendara juga tidak boleh mengungkit perasaan orang lain. Apalagi jika mereka yang terpancing emosinya bertindak brutal hingga mengancam nyawanya sendiri.

“Untuk mencegah hal ini terjadi lagi, kita harus memahami faktor-faktor bagaimana kita bisa lolos dari situasi amukan di jalan raya. Jangan memprovokasi. Dan jika provokasi (emosional) memang terjadi, bersabarlah. Jangan puas dengan pukulan. Ini adalah aturan negara hukum. Jika kita memukul mereka, pukul orang itu. “Dia punya senjata, jadi kita selesai,” kata Jusri.

Ketika di hadapkan dengan pengemudi yang berperilaku arogan, jusri menyarankan yang terbaik adalah menyerah. Perasaan jengkel mungkin ada, jadi mengapa orang bertindak sombong alih-alih apa yang di perbolehkan. Namun, kata jusri, hal itu di lakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan.

“Saya akan menyerah, mengapa saya menyerah? Sebaliknya akan ada kontak fisik, tetapi seseorang mengatakan ‘Kamu bodoh, menyerah,’ sekarang ini adalah salah satu fenomena palsu ketika kita mengatakan dia salah. Kita tidak bisa juri, jadi siapa yang bilang benar atau salah?” kata Jusri.

Baca Juga: Simak Faktor Harga Mobil Turun Drastis Kalau Dijual

Artikulli paraprakCara Mencegah Dehidrasi pada Lansia di Saat Cuaca Panas
Artikulli tjetër[CEK FAKTA] Timnas Voli Putra Indonesia Gagal ke Semifinal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini