Beranda Health Wanita Asal Bandung Kena Gagal Ginjal di Umur 22 Tahun

Wanita Asal Bandung Kena Gagal Ginjal di Umur 22 Tahun

63
0
Wanita Asal Bandung Kena Gagal Ginjal di Umur 22 Tahun

Geworth – Kisah wanita asal Bandung bernama Della Hiariej mendadak viral. Di usianya yang masih terbilang muda, Della sudah menderita penyakit gagal ginjal stadium 5 atau akhir.

Kondisi tersebut di alami Della saat ia berusia 22 tahun. Hal ini menyebabkan dia harus menjalani cuci darah seumur hidupnya.

“Dokter pernah bilang kalau saya sudah terkena gagal ginjal stadium akhir. Saya paling ingat hari itu. soalnya kata dokternya seperti itu,” kata Della, Sabtu (23/9/2023).

Kisah Della menarik perhatian banyak netizen. Banyak orang yang penasaran, kenapa Della yang masih muda bisa langsung di diagnosis menderita gagal ginjal stadium akhir?

Konsultan Penyakit Dalam ginjal dan Hipertensi, dr Jonny, SpPD-KGH, MKes, MM, DCN, FINASIM, menjelaskan usia muda tidak menghilangkan kemungkinan terjadinya gagal ginjal. Apalagi pada kasus Della, karena sebelumnya ia menderita penyakit darah tinggi.

“Pasien SMA ini mengidap penyakit darah tinggi. Kalau dia mengidap darah tinggi sejak dini, harus di cari (penyebabnya). Tidak mungkin darah tinggi di usia dini itu faktor genetik, pasti ada penyebabnya. penyebab yang di sebut tekanan darah tinggi.” “Sekunder”. Katanya Selasa (26/9/2023).

Lebih lanjut dr Jonny mengatakan, penyakit darah tinggi yang di derita Della di usia muda bisa jadi di sebabkan oleh faktor autoimun yang menyebabkan kelainan pada glomerulus atau sel ginjal.

“Bisa penyakit, bisa autoimun atau ada yang menyerang ginjal dan menyebabkan darah tinggi, kemudian fungsi ginjal turun dan ureum naik, lalu timbul rasa mual.Biasanya anak muda seperti ini kebanyakan mengidap autoimun, seperti lupus, atau lainnya,” jelasnya.

Terkait rasa lelah yang di alami Della, dr Johnny mengatakan, gejala tersebut sebenarnya bisa menandakan adanya masalah ginjal.

Di tambahkannya: “Ini tuh pembentukan sel darah merah. Karena fungsi ginjal lemah, hormon ini tidak keluar sehingga pembentukan sel darah merah terganggu sehingga kadar Hb menurun. kelelahan.” saya melanjutkan.

Sedangkan memar bisa di sebabkan oleh kelainan autoimun yang mempengaruhi kadar trombosit dalam darah.

Ia menjelaskan: “Saya kira ini penyakit autoimun. Penyakit autoimun ini bisa menyerang trombosit. Kalau trombositnya rendah, bisa terjadi memar dan mimisan, karena trombosit berfungsi membekukan darah.”

Baca Juga: Klarifikasi Cupi Cupita Soal Kasus Dugaan Promosi Judi Online

Artikulli paraprakKlarifikasi Cupi Cupita Soal Kasus Dugaan Promosi Judi Online
Artikulli tjetërViral Aksi Polisi Merokok Sambil Motoran Akhirnya di Tilang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini