Beranda Health India Semakin Parah Lebih dari 100 Juta Penduduk India Idap Diabetes

India Semakin Parah Lebih dari 100 Juta Penduduk India Idap Diabetes

114
0
India Semakin Parah Lebih dari 100 Juta Penduduk India Idap Diabetes

Geworth – Sebuah studi baru yang di terbitkan dalam di Lancet memperkirakan bahwa 101 juta orang di India atau sekitar 11,4 persen penduduk negara itu menderita diabetes.

Sebuah survei oleh Kementerian Kesehatan India juga menemukan bahwa 136 juta orang, atau 15,3 persen dari populasi negara itu, hidup dengan pradiabetes.

Dalam studi strip yang di terbitkan di The Lancet and Diabetes, mereka menemukan bahwa prevalensi diabetes di populasi India jauh lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. Studi ini adalah yang pertama dari jenisnya yang secara komprehensif mencakup setiap negara untuk menilai beban penyakit tidak menular di negara tersebut.

India adalah bom waktu yang terus berdetak,” kata Dr RM Anjana, penulis utama studi dan direktur jenderal Pusat Khusus Diabetes Dr Mohan.

Dia melanjutkan, “Jika Anda pradiabetes, konversi menjadi diabetes sangat cepat dalam populasi kita; lebih dari 60 persen orang dengan pradiabetes akhirnya berubah menjadi diabetes dalam lima tahun ke depan.”

Baca Juga: RI Minta Larangan Ketat Soal Vape Termasuk Iklan

Studi selama satu dekade di lakukan oleh Yayasan Penelitian Diabetes Madras dengan Dewan Penelitian Medis India (ICMR) dan melibatkan 113.000 peserta berusia di atas 20 tahun dari setiap negara bagian di India.

Data yang di kumpulkan pada tahun 2008 di ekstrapolasi ke tahun 2021 menggunakan demografi dari Survei Kesehatan Keluarga Nasional terbaru, survei pemerintah yang paling komprehensif tentang kesehatan keluarga dan indikator sosial.

Prevalensi diabetes tertinggi di amati di Goa sebesar 26,4 persen, Puducherry sebesar 26,3 persen dan Kerala sebesar 25,5 persen.

Selain itu, hasil penelitian mengungkapkan bahwa diabetes lebih banyak terjadi di perkotaan di bandingkan di pedesaan.

Diabetes bukan lagi penyakit orang kaya atau mereka yang tinggal di kota, kata Dr Rahul Baxi, Konsultan Ahli Diabetes di Rumah Sakit Bombay. Dia juga mulai merawat orang pedesaan yang menderita diabetes.
Dia mengakui dia telah melihat banyak pasien yang lebih muda selama beberapa tahun terakhir.

Baxi berkata, “Saya telah melihat beberapa kasus anak-anak pasien saya yang baru saja di periksa kadar glukosanya di rumah karena orang tuanya memeriksanya dan ternyata kadar glukosanya tinggi!”

Diabetes mempengaruhi 1 dari 11 orang dewasa di seluruh dunia dan meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, kebutaan, gagal ginjal, dan amputasi.

Diabetes terbagi menjadi dua jenis. Tipe 1 adalah penyakit sistem imun yang menyerang pabrik insulin tubuh (sel beta), sehingga hormon tidak cukup untuk mengontrol kadar gula darah.

Untuk diabetes tipe 2, sering di anggap sebagai “penyakit gaya hidup” yang buruk karena lemak tubuh dapat memengaruhi cara kerja insulin.

Baca Juga: Influencer Asal Brazil Tewas Usai di Paksa Pacar Operasi Pengencangan Bokong

Artikulli paraprakRaffi Ahmad Umumkan Batal Naik Haji Tahun Ini
Artikulli tjetërGanjar Pranowo Safari ke Sumut dan Sebut Anak Muda Harus Punya Segudang Prestasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini