Beranda Health Penyebab Naiknya Berat Badan Pria Tangerang Hingga 300 Kg

Penyebab Naiknya Berat Badan Pria Tangerang Hingga 300 Kg

97
0
Penyebab Naiknya Berat Badan Pria Tangerang Hingga 300 Kg

Geworth Tirah baring selama delapan bulan menjadi alasan utama berat badan pria Tangerang dari sekitar 150 kg “menonjol” menjadi 300 kg.

Salah seorang dokter yang merawat pria bernama Muhammad Fajri di Rumah Sakit Septo Mangonkosumo (RSCM) mengatakan, kondisi tersebut akibat kecelakaan yang di alaminya.

Dokter anestesi dr Sidharta Kusuma Manggala, SpAn menjelaskan: “Dia masih belum menemukan penyakit penyerta, riwayat kecelakaan yang memang membuatnya tidak aktif di satu ruangan saja, bahkan buang air kecil, buang air besar, makan, itupun hanya di satu ruangan itu.” . Dalam jumpa pers, Rabu (14/6/2023).

“Karena kecelakaan yang membuatnya tidak aktif selama beberapa bulan,” lanjutnya.

Gangguan hormon tiroid

Namun, kecelakaan tersebut bukanlah pemicu langsung gangguan hormonal yang menyebabkan berat badan terus bertambah. Menurut dokter spesialis penyakit dalam dr Diki Levenus Tahapary, SpPD yang juga merawat Fajri, ada aspek atau faktor potensial lain yang menyebabkan metabolisme tubuhnya tidak berjalan dengan baik.

Apalagi bobot tubuhnya sebelum kecelakaan juga masuk kategori obesitas. Hal ini berkaitan dengan memakan makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak seimbang dengan yang di keluarkan.

“Kecelakaan tidak pengaruhi status hormon, jadi berat badan pasien sebelum kecelakaan sudah lebih dari 150 kilogram, jadi mungkin ada aspek lain yang berkontribusi terhadap obesitas sebelum pasien mengalami kecelakaan,” kata dr Dicky.

“Ada ketidakseimbangan antara asupan dan pengeluaran makanan, bahkan tingkat metabolisme yang sebenarnya berada di tengah-tengah, nah karena kecelakaan lalu lebih banyak berbaring, tentu pengeluaran akan banyak berkurang, dan alhasil keseimbangannya lebih banyak. positif, sehingga di simpan secara berlebihan dan melumpuhkan organ lain.”

Fajri di katakan memiliki hormon tiroid yang tidak berfungsi, dan kadarnya sedikit lebih rendah, yang memengaruhi laju metabolismenya. Akibatnya, ia mengalami masalah paru-paru dan jantung.

RSCM belum memastikan tindakan apa yang akan di lakukan selanjutnya, karena saat ini pasien sedang di usahakan agar kondisinya stabil. Fajri masih menggunakan ventilator dan belum bisa di lepasliarkan dalam waktu dekat.

Baca Juga: India Semakin Parah Lebih dari 100 Juta Penduduk India Idap Diabetes

Artikulli paraprakJunior Roberts Alami Cedera di Hidung Saat Syuting Mozachiko
Artikulli tjetërMengenal Fitur Gacor dan Fungsi ASR di Vespa GTS 150 Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini